Mengenal Industri Farmasi
Selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan farmasi secara berkelanjutan terus melakukan inovasi menawarkan obat-obat baru, membantu mengobati berbagai penyakit dan mengurangi penderitaan pasien. Namun demikian, berbagai macam penyakit baru juga terus bermunculan, sehingga seluruh anggota IPMG berkomitmen untuk menemukan obat-obat baru untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut.   

Saat ini pasar farmasi di Indonesia bernilai hampir
sekitar 6,24 milyar dolar AS atau 26 dolar AS per kapita per tahun, di mana perusahaan nasional menguasai mendominasi 75% pangsa pasar. 
IPMG member dari :

Topik Hangat
Adisti Lenggogeni -- detik.com -- 19 April 2014
suarapembaruan.com -- 16 April 2014
Gabriel Titiyoga -- tempo.co -- 15 April 2014
suarapembaruan.com -- 15 April 2014
kompas.com -- 12 April 2014
Berita Lainnya
tribunnews.com -- 22 April 2014
Jakarta - Langkah Grup Ciputra terjun ke bisnis rumah sakit rupanya tidak main-main. Kabar paling anyar, Ciputra mendirikan rumah sakitnya yang ketiga yaitu Ciputra Mitra Hospital Banjarmasin di Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selanjutnya »
republika.co.id -- 22 April 2014
Washington - Banyak studi yang menunjukkan bahwa memakan terlalu banyak daging merah tidak baik untuk kesehatan. Namun, studi baru menemukan bahwa memakan daging yang diproses secara signifikan meningkatkan risiko kanker usus besar pada beberapa orang. Selanjutnya »
republika.co.id -- 22 April 2014
Tikep -  Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan (Tikep), Maluku Utara belum bisa mengajukan permintaan ke pusat dalam melakukan penilaian akreditasi RSD diawal tahun 2014, sehingga RSD itu terancam ditutup.
Selanjutnya »
Faiz Nashrillah -- tempo.co -- 22 April 2014
Jakarta - Manajemen PT Kimia Farma Tbk menargetkan bisa menghemat devisa negara setelah membangun pabrik garam farmasi di Watudakon, Jombang, Jawa Timur. Pasalnya, dengan pabrik garam farmasi yang dimiliki sekarang, perusahaan tak perlu lagi mengimpor bahan baku dalam jumlah besar untuk kemudian diolah.
Selanjutnya »
Unoviana Kartika -- kompas.com -- 22 April 2014
Pernahkah merasa lebih baik setelah tertawa lepas? Ya, tertawa sering disebut sebagai obat terbaik. Perkembangan ilmu pengetahuan kini dapat menjelaskan hal itu secara ilmiah. Bahkan, menurut studi terbaru, tertawa bisa menghindari seseorang dari pikun. Selanjutnya »
April 2014
SuMTuWThFSa
12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930

Copyright © 2013 International Pharmaceutical Manufacturers Group