Mengenal Industri Farmasi

Selama bertahun-tahun, perusahaan-perusahaan farmasi secara berkelanjutan terus melakukan inovasi menawarkan obat-obat baru, membantu mengobati berbagai penyakit dan mengurangi penderitaan pasien. Namun demikian, berbagai macam penyakit baru juga terus bermunculan, sehingga seluruh anggota IPMG berkomitmen untuk menemukan obat-obat baru untuk menyembuhkan penyakit-penyakit tersebut.   

Menurut Data Kementerian Kesehatan 2013, jumlah perusahaan farmasi di Indonesia mencapai 206 perusahaan. Rata-rata penjualan obat di tingkat nasional selalu tumbuh 12%-13% setiap tahun.

Saat ini pasar farmasi di Indonesia bernilai hampir sekitar USD 6,24 milyar, atau USD 26 per kapita per tahun, di mana perusahaan nasional menguasai 75% pangsa pasar. Obat resep (ethical drugs) mendominasi dengan pangsa pasar sebesar 59% senilai USD 3,2 milyar, sementara obat bebas (over the counter) memiliki sisanya 41% senilai USD 2,2 milyar.

Namun, industri obat resep diperkirakan menurun tahun depan karena semakin banyak anggota masyarakat yang memanfaatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), yang menekankan penggunaan obat generik. Di samping itu, biaya produksi akan meningkat karena 95% bahan baku obat-obatan masih diimpor. 

Tahun 2015, rasio penjualan terhadap PDB diperkirakan akan turun menjadi 0,57% terhadap PDB, meski nilai penjualan meningkat menjadi USD 6,89 milyar dari USD 6,18 milyar pada tahun 2014. Penjualan per kapita juga akan meningkat menjadi USD 26,9 milyar dari USD 24,5 milyar pada tahun 2014. Rasio penjualan terhadap pengeluaran untuk kesehatan akan turun dari USD 21,4 milyar pada tahun 2014 menjadi USD 20,5 milyar tahun depan. 

 

Data Kesehatan Lain



 
IPMG member dari :

Topik Hangat
Firdaus Anwar -- detik.com -- 21 Januari 2015
David Eka Issetiabudi -- bisnis.com -- 20 Januari 2015
bisnis.com -- 20 Januari 2015
Firdaus Anwar -- detik.com -- 19 Januari 2015
Ajeng Annastasia Kinanti -- detik.com -- 19 Januari 2015
Berita Lainnya
jpnn.com -- 22 Januari 2015
Jakarta - RS Pelni Petamburan, anak usaha PT Pelni (Persero), menambah mesin cuci darah (dialisis) sebanyak 100 unit. Direktur RS Pelni Petamburan, Fathema Djan Rachmat menuturkan, merujuk pada data di Indonesia Renal Registry (IRR), saat ini Indonesia membutuhkan enam ribu unit mesin dialisis. Dengan jumlah itu, diharapkan sebanyak 90 ribu pasien gagal ginjal bisa dilayani.
Selanjutnya »
Hadriani P -- tempo.co -- 22 Januari 2015
Jakarta - Obesitas atau kegemukan pada masa kanak-kanak dapat menyebabkan dampak yang membahayakan bagi kesehatan fisik kesehatan jiwa dan sosial anak. Faktor asupan energi, baik dari karbohidrat maupun lemak, aktivitas fisik, gaya hidup, dan lingkungan memiliki peran penting dalam meningkatnya prevalensi obesitas di seluruh dunia. Selanjutnya »
republika.co.id -- 22 Januari 2015
Anak yang obesitas sebenarnya bisa dideteksi sejak sangat dini. Namun, anak yang belum dua tahun dan sudah mengidap obesitas tak serta merta bisa diobati. Selanjutnya »
Eko Widianto -- tempo.co -- 22 Januari 2015
Malang - Diabetes melitus tak hanya menyerang kaum manula. Sebab, tahun-tahun belakangan ini terdapat indikasi bahwa penyakit kencing manis itu juga mengancam anak-anak di bawah usia 14 tahun. Berdasarkan data Rumah Sakit Saiful Anwar Malang pada 2014, ada lima anak yang mengidap penyakit tersebut. Selanjutnya »
kompas.com -- 22 Januari 2015
Tidak mudah menentukan apakah kita memiliki alergi terhadap suatu jenis makanan atau alergen tertentu. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan melakukan tes uji alergi. Selanjutnya »
January 2015
SuMTuWThFSa
123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Copyright © 2013 International Pharmaceutical Manufacturers Group