Sekapur Sirih - Juni 2011

Program FRESH menggugah partisipasi menuju masyarakat sehat

Program Penguatan Posyandu (FRESH) yang diluncurkan IPMG di desa  Tagogapu dan Cempaka Mekar di Kecamatan Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat pada November 2010 telah mencatat sejumlah kemajuan berkat kerjasama masyarakat dan kader Posyandu.

Melangkah lebih jauh dari sekedar pemeriksaan kesehatan gratis dan bantuan makanan, program FRESH dengan Yayasan SEMAK dan Save the Children ini menggunakan pendekatan Positif Deviance (PD) yang diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang karena menitikberatkan pada pemberdayaan masyarakat. PD merupakan pendekatan yang berbasis pada keyakinan bahwa di setiap masyarakat ada individu-individu tertentu yang memiliki perilaku khusus yang memungkinkan mereka mencegah kekurangan gizi di keluarganya meski berada dalam kondisi ekonomi yang sama dengan keluarga lain. Dari penelitian formatif pada awal program, para kader Posyandu berhasil mengidentifikasi enam keluarga di masing-masing desa target yang menerapkan pola asuh dan rawat anak yang berbeda secara positif dibanding keluarga lain sehingga anak-anak mereka tumbuh lebih sehat daripada anak-anak keluarga lain. Pola pengasuhan itulah yang kemudian dipelajari dan dipraktikan bersama dengan warga pada seri edukasi hidup sehat yang dimulai bulan April 2011.

Strategi utama program FRESH IPMG adalah menggerakan partisipasi masyarakat dan kader dalam menemukan solusi praktis untuk masalah kesehatan yang dihadapi. Salah satu contohnya ketika melakukan pengkajian kondisi desa masing-masing, kader Posyandu mencatat hal-hal yang mempengaruhi kehadiran masyarakat di Posyandu, seperti musim tanam dan bulan puasa. Hal-hal tersebut digunakan sebagai pertimbangan untuk menyesuaikan jadwal kegiatan Posyandu mereka sehingga masalah tingginya angka ketidakhadiran di posyandu dapat teratasi.

Ketersediaan sumber daya yang memadai adalah masalah klasik dalam pembangunan kesehatan desa. Dalam program FRESH, masyarakat diajak untuk menyusun suatu Rencana Aksi Masyarakat.  Pertemuan dengan pemangku kepentingan desa dilakukan untuk merefleksikan kondisi desa dan anggaran desa untuk kesehatan.  Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah ide dan kesepakatan antara lain komitmen dari Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) untuk memimpin advokasi peningkatan Anggaran Dana Desa (ADD) dan kesediaan para tokoh masyarakat untuk  membantu mencari kader-kader baru untuk posyandu-posyandu  yang kekurangan kader serta ikut menyebarkan pesan-pesan kesehatan dan seruan ke posyandu kepada warga melalui forum komunikasi desa seperti pengajian, arisan, dan lain lain.

Selain kegiatan rembuk desa, program FRESH juga menyediakan pelatihan dasar manajemen pengelolaan Posyandu kepada para kader yang diperlukan untuk menjaga keberlangsungan dan keaktifan kegiatan Posyandu. Program pelatihan lainnya adalah pendidikan pengetahuan dasar kesehatan masyarakat terutama mengenai pola makan sehat, ASI eksklusif, imunisasi, dan kesehatan lingkungan. Hasil post test yang dilakukan terhadap peserta pelatihan menunjukan kenaikan rata-rata pengetahuan kader sebesar 30%. Dengan dukungan tim Save the Children, IPMG juga memberikan kesempatan pelatihan untuk para bidan desa dan bidan Puskesmas setempat.

Model PD dalam program FRESH ini menarik perhatian IPMG karena pada intinya menggerakan pengetahuan dan sumber daya lokal sehingga lebih mudah terjadi  perubahan perilaku pada masyarakat untuk hidup lebih sehat. IPMG berharap mayarakat akan mendapatkan lebih banyak lagi manfaat dari program FRESH ini yang masih berlangsung hingga bulan November nanti.

Tentang Kami
Sekapur Sirih
Tentang IPMG
Struktur Organisasi
Anggota IPMG
Index | Sekapur Sirih
» 2015
  » April
  » Juni
» 2014
  » Juni
  » Oktober
  » Desember
» 2013
  » Maret
  » Nopember
» 2012
  » Juli
  » Agustus
  » Oktober
» 2011
  » Mei
  » Juni
  » September
June 2011
SuMTuWThFSa
1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930

Copyright © 2013 International Pharmaceutical Manufacturers Group