Sekapur Sirih - September 2011
IPMG Bentuk Sub-Komite untuk Kesehatan Konsumen

Asosiasi perusahaan farmasi internasional berbasis riset yang beroperasi di Indonesia, IPMG (International Pharmaceutical Manufacturers Group), baru-baru ini membentuk sebuah sub-komite yang didedikasikan untuk isu-isu seputar kesehatan konsumen (consumer health) di dalam struktur organisasinya.

Direktur Eksekutif IPMG Parulian Simanjuntak mengatakan pembentukan sub-komite tersendiri untuk isu-isu kesehatan konsumen diperlukan untuk memampukan IPMG mewakili kepentingan para anggotanya dalam bidang usaha obat non-resep dan consumer healthcare, utamanya obat-obat bebas atau over the counter (OTC), dengan lebih baik.

Ketua Sub-Komite yang baru terbentuk tersebut, Djagad Dwialam, mengatakan perbedaan antara industri obat resep dan industri obat OTC cukup nyata dalam hal keahlian dan pengetahuan yang diperlukan, dinamika pasar dan peraturan.

 

“Mengingat perbedaan orientasi dan situasi bisnis tersebut, membentuk sebuah sub-komite untuk kesehatan konsumen juga akan memampukan IPMG untuk memberikan dukungan yang lebih terfokus bagi perkembangan pasar obat OTC,” ujar Djagad.

Bisnis obat OTC menjadi semakin penting di banyak negara, termasuk Indonesia, di mana kebiasaan perawatan diri  (self-care) telah berkembang dengan sangat pesat dan akhirnya mendorong ‘pergeseran’ dalam penggunaan obat dari obat-obatan resep ke obat-obat OTC.

Perawatan diri dengan menggunakan obat OTC berperan penting dalam mendukung swa-medikasi yang aman dan bertanggungjawab, sebuah praktik yang bisa dilakukan banyak orang untuk mencegah berbagai penyakit kronis.

“Sumbangan obat-obatan OTC terhadap kesehatan masyarakat – dengan mendorong orang untuk merawat diri mereka dengan lebih baik – telah semakin diakui,” ujarnya. “Perawatan diri secara bertanggung jawab pada gilirannya akan meningkatkan standar kesehatan masyarakat dan mengurangi beban atas Sistem Kesehatan Nasional.”

Meskipun demikian, mendorong dan memastikan perilaku swa-medikasi yang aman dan bertanggungjawab bukanlah hal yang mudah. Ada berbagai tantangan yang dihadapi konsumen dan industri obat OTC, seperti memastikan bahwa konsumen mendapatkan informasi dan pengetahuan yang cukup tentang penyakit dan penanganannya serta kesadaran akan risiko kesehatan yang ditimbulkan obat-obat OTC palsu. Sementara itu, industri obat OTC juga harus menghadapi masalah terkait ketersediaan data medis dan ilmiah, hambatan kebijakan, pembatasan promosi dan iklan, pemalsuan obat dan etika industri.

Sub-Komite baru ini akan mendorong terciptanya praktik swa-medikasi secara benar dan industri consumer healthcare yang bertanggungjawab, ujar Djagad. Sub-Komite ini juga akan secara proaktif bekerja sama dengan pemangku kepentingan lain, khususnya pemerintah, dalam membentuk kebijakan dan peraturan yang jelas dan praktis terkait swa-medikasi.         

“Sejalan dengan misi utama IPMG, anggota IPMG yang mempunyai bisnis di bidang kesehatan konsumen akan memastikan bahwa konsumen mendapatkan askes ke produk-produk consumer healthcare, termasuk obat-obat OTC, yang aman, berkualitas tinggi dan manjur,” tambah Djagad.-

Tentang Kami
Sekapur Sirih
Tentang IPMG
Struktur Organisasi
Anggota IPMG
Index | Sekapur Sirih
» 2015
  » April
  » Juni
» 2014
  » Juni
  » Oktober
  » Desember
» 2013
  » Maret
  » Nopember
» 2012
  » Juli
  » Agustus
  » Oktober
» 2011
  » Mei
  » Juni
  » September
September 2011
SuMTuWThFSa
123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930

Copyright © 2013 International Pharmaceutical Manufacturers Group